Kondisi optimum untuk penyembuhan luka.

sorbact square  Pengikatan bakteri dan jamur.
Banyak studi menunjukkan bahwa bakteri luka patogenik memiliki sifat hidrofobik. Semakin patogenik bakteri luka tersebut, semakin hidrofobik sifatnya. Cutimed Sorbact memanfaatkan prinsip tersebut. Semakin membahayakan bakteri tersebut, maka akan semakin efektif Cutimed Sorbact. Metode Sorbact juga bekerja secara efektif terhadap jamur seperti Candida albicans, sehingga Cutimed Sorbact secara lebih memberikan alternatif dalam pengobatan infeksi jamur kulit.

sorbact square  Efektif bahkan terhadap MRSA dan VRE.
Melawan bakteri multi-resisten menjadi semakin penting dalam penanganan luka dan manajemen rumah sakit. Metode Sorbact juga efektif terhadap MRSA (methicillin-resistant Staph. aureus) dan VRE (vancomycin-resistant Enterococcus) karena resistensi mereka terhadap antibiotik ternyata tidak mengubah sifat hidrofobik maupun kemampuan mereka dalam berikatan dengan Cutimed Sorbact.

sorbact square  Cara cerdas melawan toksin.
Saat terikat pada Cutimed Sorbact, bakteri menjadi inaktif dan metabolismenya diperlambat. Akibatnya, replikasi bakteri menjadi minimal, demikian pula pembentukan toksin bakteri yang menghambat penyembuhan luka. Manfaat lebih Cutimed Sorbact dibandingkan zat kimiawi aktif lainnya seperti perak adalah bahwa dengan Cutimed Sorbact, patogen secara efektif terikat tetapi tidak dihancurkan, sehingga tidak terjadi pelepasan endotoksin bakteri.